Sebuah jurnal yang berisi kepingan-kepingan puzzle cerita penulis dari waktu ke waktu. Puzzle-puzzle tersebut berisi kisah-kisah pribadi, kontemplasi, motivasi, tips dan kesan-pesan penulis akan suatu peristiwa yang erat kaitannya dengan peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi. Silakan dinikmati Teh-nya :)
Tampilkan postingan dengan label #ChitChat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #ChitChat. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 November 2014
CHRONOMETRY: MEET AND BOOK-SIGNING ICO'S NEW BOOK
Minggu siang di Lippo Karawaci, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan salah seorang sahabat dan juga tim di INDIGO COMMUNITY, Ricardo Marlianno (Ico). Momen sebentar ini saya manfaatkan untuk ngobrol tentang situasi komunitas, semacam mini review tentang divisi yang dia pegang (Marcomm). Dan maksud utama ketemuannya adalah untuk book-signing buku terbarunya, Modern Spellbook.
Buku ini adalah satu dari karya yang cukup saya nantikan sejak awal tercetusnya ide penulisannya. Karena saya tau effort dan kendala yang dihadapi Ico saat proses penulisan hingga pencetakan yang sangat menantang. Termasuk keputusannya untuk menghandle sendiri semua proses penciptaan karyanya. Oleh karena itu dari segi produksi, publikasi, branding, dan pemasaran dilakukan sendiri secara online.
Harapan besar tercurah kepada pemerintah baru RI untuk dapat memajukan industri kreatif dan mengkaji ulang regulasi penerbitan dari para penerbit agar dapat berpihak kepada insan-insan muda berbakat di Indonesia.
Momen ini bagi saya sarat akan nilai persahabatan dan untuk memberikan motivasi agar terus berkarya.
Sejujurnya saya sangat appreciate dengan rekan-rekan muda yang aktif berkarya dan menelurkan manfaat bagi diri dan orang banyak. Menelurkan ide dan memfokuskan energi serta waktunya kepada hal-hal yang membangun.
#IndonesiaGo!
Jumat, 10 Februari 2012
TIPS: Tumis Sawi Putih Buatan Papa
Malam Jumat tepatnya ketika gue menulis entry ini.
Menurut literatur yang gue baca, Sawi Putih adalah sayuran kaya serat dengan kadar air yang tinggi. Sawi putih juga mengandung
antioksidan, zat yang mampu mencegah penyakit kanker. Sawi
putih dapat juga melancarkan membuang air besar dan menghambat pertumbuhan
tumor karena mengandung serat yang cukup. Oleh karena itu sawi putih merupakan pilihan makanan yang baik untuk berdiet. Kalori yang rendah berkisar 25 kkal/100 gr dan juga mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti potasium, kalsium, mangan, zat
besi, seng, fosfor, boron, nitrat, betakaroten, vitamin C, E, K, B1, B2,
B6, asam folat dan nicotinamide.
(sumber: http://www.menudiet.info/detail_blog.php?id_blog=16).
Tepatnya saat adik dan bokap lagi menonton Masih Dunia Lain. Hehe, Indonesia sekali yah, yang horor dan gaib-gaib laris manis. Lantas yang edukatif dan mencontohkan nilai-nilai luhur bangsa malah dipandang remeh. Cuma yang niat nonton aja yang menyaksikan.
Well, bukan itu sih yang mau gue post. Tapi "sesuatu" yang yummy di lidah, nendang di perut, dan pastinya gak ngancurin Program Hemat Carbo dan Lipid gue. Yes, persis kayaq yang ada di judul, this is Tumis-Sawi-Putih-ala-chef-Bagus (Baca: Bagus tuh nama BokAp).
Akhirnya gue paham, sawi putih seonggok yang gue liat tadi sore di kulkas itu, akan berakhir manis di meja makan sebagai bahan eksperimen bokap. Terlepas dari itu, ternyata sawi putih itu merupakan salah satu sayuran yang baik untuk pencernaan.
Menurut literatur yang gue baca, Sawi Putih adalah sayuran kaya serat dengan kadar air yang tinggi. Sawi putih juga mengandung
antioksidan, zat yang mampu mencegah penyakit kanker. Sawi
putih dapat juga melancarkan membuang air besar dan menghambat pertumbuhan
tumor karena mengandung serat yang cukup. Oleh karena itu sawi putih merupakan pilihan makanan yang baik untuk berdiet. Kalori yang rendah berkisar 25 kkal/100 gr dan juga mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti potasium, kalsium, mangan, zat
besi, seng, fosfor, boron, nitrat, betakaroten, vitamin C, E, K, B1, B2,
B6, asam folat dan nicotinamide.(sumber: http://www.menudiet.info/detail_blog.php?id_blog=16).
Dari komposisi yang gue tanya dari bokap, ternyata cukup simpel.
Sawi putih 1 onggok + putih telur ayam (untuk asupan protein) + Bumbu-bumbu dasar (bawang merah, bawang putih, garam, dan penyedap kaldu sapi).
Semuanya ditumis seperti layaknya menumis sayuran. Tekstur sayurnya nanti mirip seperti capcay, dengan aroma yang lebih user-friendly :D.
Walhasil, niat gue untuk makan nasi goreng jam segini terpatahkan juga dengan adanya si Tumis-Sawi-Putih-ala-chef-Bagus. Thanks Dad for the cuisine.
Sabtu, 04 Februari 2012
Inisiasi Penulis
Bismillahirrahmannirrahim…
"AtlanTea Cafe: Jouney into The Helical of Time" merupakan makroblog yang berisi kepingan-kepingan puzzle cerita penulis dari waktu ke waktu. Puzzle-puzzle tersebut berisi kisah-kisah pribadi, kontemplasi, motivasi, tips dan kesan-pesan penulis akan suatu peristiwa yang erat kaitannya dengan peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi
So, nikmati Teh-nya dan semua yang ada, open mind dalam membaca.
Salam hangat penuh semangat!
Chaqville
"AtlanTea Cafe: Jouney into The Helical of Time" merupakan makroblog yang berisi kepingan-kepingan puzzle cerita penulis dari waktu ke waktu. Puzzle-puzzle tersebut berisi kisah-kisah pribadi, kontemplasi, motivasi, tips dan kesan-pesan penulis akan suatu peristiwa yang erat kaitannya dengan peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi
"Yeah, i’m just no one, but i can share you my
dailycontemplation and creation".
So, nikmati Teh-nya dan semua yang ada, open mind dalam membaca.
Salam hangat penuh semangat!
Chaqville
Langganan:
Postingan (Atom)

