Tampilkan postingan dengan label #motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2015

MOTIVATION: KESUKSESAN DAPAT DIULANG

Medals
Bila kawan-kawan masih ingat postingan saya beberapa waktu yang lalu tentang kisah sukses rekan saya (Lie Surya) dalam memvisualisasikan mimpinya menjadi IRONMAN, (lihat: http://atlanteacafe.blogspot.com/…/motivasi-kekuatan-visual…), kali ini saya mau berbagi kisah lainnya tentang beliau. 

Beberapa hari yang lalu saat kebanyakan orang cuti bersama Hari Raya Nyepi, saya dikejutkan dengan kabar bahwa rekan satu kantor saya di Dimension Data Indonesia menjadi finisher kembali pada kejuaraan Ironman di Melbourne, Australia.
Seminggu sebelumnya saya masih berbincang-bincang dengan beliau mengenai persiapannya dalam menghadapi kejuaraan Ironman ini. Sambil memberikan tiket visit gratis di Fitness First, beliau cerita kalau saat itu sedang menjalani latihan intens dan diet ketat. 

Latihannya 2-3x lebih intens dari hari-hari biasanya. Mulai dari RPM, lari, sampai renang jarak jauh. Semuanya dilakukan ditengah-tengah waktu sales closing quarter.
Nasihatnya yang menginspirasi saya tetap sama, "just do it, don't think too much" dan "Lo akan dapat kalau lo fokus pada hal yang lo mau gapai". Kata-kata itu diucapkannya dengan humble dan dibarengi dengan tawa khas om-om setengah baya.

Sebagai gambaran apa itu kejuaraan Ironman, yaitu kompetisi triathlon jarak jauh yang diadakan tiap tahun. Diselenggarakan oleh the World Triathlon Corporation (WTC). Kompetisi ini terdiri dari renang 2.4-mil (3.86 km), bersepeda 112-mil (180.25 km), dan lari marathon 26.2-mil (42.2 km), dilakukan secara terus menerus tanpa jeda. Kompetisi ini dikenal sebagai event olah raga tersulit di dunia. Dan yang berhasil finish dalam waktu kurang dari 17 jam, berhak mendapatkan title IRONMAN.

Hehehe..Iya, saya originally from Asam, India.. Surya is sanskrit names.. (Just joking) Saya salah pilih, saya kira kode "IND" itu Indonesia, ternyata India.. hahaha.. Jadi saat race saya keluar dari swim, panitia sebut "Lie Surya Wahana from hmm..." --- saya tahu, mereka tiba2 bingung.. matanya sipit kok dari India ya? Spontan mereka koreksi "from Jakarta" --- bukan dari Indonesia.


Moment of truth...congrats Om Lie
Bagi awamnya saya, tentu untuk usia yang tidak lagi muda, kompetisi ini bukan kompetisi yang mudah. Namun lagi-lagi beliau membuktikan bahwa kesuksesan bisa diulang. Dengan metode yang sama kerasnya, dengan latihan yang sama intensnya, dan dengan semangat yang sama besarnya. Tentu butuh ritme di atas "sama" untuk bisa mengalahkan rekor terdahulu. Dan itu yang Lie Surya lakukan.


Thanks all of you for all your support, thoughts and prayers. I still don't know "WHY" I want to do this. Anyway, I love the quote from Alex Zanardi, Ironman and Paralympic Handcycle Champion “You’re not going to climb the mountain because you want to beat the clock, you climb the mountain because it’s there and bloody hard, and you know you can do it.”





-Lie Surya.

Minggu, 07 Desember 2014

ARTIKEL: BANTULAH DIRIMU DENGAN MEMBANTU ORANG LAIN

01 ghandi-find-yourself-in-the-service-of-others1 

Diterjemahkan dari artikel: Help Yourself by Helping Others. 
Interpretasi oleh: Tubagus Arya Sencaki (Indigo Community).
 
Membantu tetangga memangkas rumput. Meluangkan waktu mengajar anak. Menjadi relawan memberi bantuan untuk korban bencana alam atau membantu bekerja di dapur umum setempat. Menyumbangkan pakaian ke tempat penampungan tunawisma.
 
Gerakan ini membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan manfaatnya akan kembali kepada Anda. Serta membuat Anda merasakan hidup lebih lama, lebih bahagia, dan lebih sehat.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Corporation Nasional dan Pengabdian Masyarakat (USA) menemukan hubungan yang signifikan antara kerelawanan dengan kesehatan yang baik. Laporan tersebut menunjukkan bahwa relawan memiliki umur yang lebih panjang, kemampuan fungsi tubuh yang lebih tinggi, dan angka yang lebih rendah yang mengalami penyakit jantung dan lebih sedikit yang mengalami depresi.

Ternyata, mereka yang hangat, perasaan damai yang Anda alami ketika Anda membantu orang lain, sangat bermanfaat bagi sendiri kesejahteraan Anda. Dengan kata lain aktivitas tersebut membuat hidup lebih sehat dan kehidupan yang lebih memuaskan.


K
erelawanan meningkatkan Sistem kekebalan tubuh.

Para peneliti setuju bahwa kerelawanan meningkatkan energi seseorang, rasa pemberdayaan dan harga diri. Emosi positif ini dapat memperkuat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi endorfin yang mempengaruhi suasana hati dan merangsang pelebaran pembuluh darah. Hal tersebut yang dapat menyebabkan kondisi jantung sehat.

Perasaan positif dapat meningkatkan produksi T-sel tubuh, yaitu sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh yang membantu tubuh melawan penyakit dan pemulihan cedera dari penyakit. Emosi positif juga mendorong produksi serotonin, yaitu suatu neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati dan mendorong perasaan baik.

"It’s Good to do Good"

Pernyataan tersebut disetujui oleh jutaan relawan yang telah melihat rasa syukur di mata seorang tunawisma yang baru saja menerima makanan; pada seorang anak yang sangat membutuhkan sebuah pelukan; atau pada sebuah keluarga yang butuh tempat untuk bermalam setelah badai tornado menghancurkan rumah dan segala sesuatu di dalamnya.


Meditasi dapat Meningkatkan Manfaat Membantu Orang Lain. Salah satu alasan bahwa membantu orang lain sangat bermanfaat adalah bahwa hal tersebut dapat meningkatkan perasaan mengharga diri. Bahkan, membantu orang lain memiliki manfaat emosional yang setara dengan melakukan meditasi.

Orang-orang yang bermeditasi cenderung lebih sadar diri dan juga lebih peka terhadap kebutuhan orang-orang di sekitar mereka. Banyak orang menemukan bahwa meditasi yang khusyuk meningkatkan kemampuan mereka untuk mengekspresikan kasih sayang untuk diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.

Sisihkan beberapa menit setiap hari untuk duduk yang tenang. Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan. Fokus pada yang ada di sini dan sekarang. Hilangkan semua gangguan dan pikiran negatif. Anda akan menemukan diri Anda berenergi dan merasa lebih terhubung dengan tubuh dan jiwa. Kesehatan fisik dan mental Anda akan secara otomatis meningkat ketika Anda mengembalikan keseimbangan spiritual dan emosional kepada peran Anda dalam membuat dunia menjadi lebih baik.

Luangkan waktu setiap hari, tenangkan pikiran Anda dan renungkan cara-cara untuk mentransfer energi penyembuhan Anda kepada mereka yang paling membutuhkan. Dan ingat bahwa kebaikan itu seperti bumerang, ia akan selalu kembali kepada Anda.


Temukan Cara-cara Memperbaiki Dunia Anda  

Kemungkinan besar ada banyak orang di lingkungan Anda maupun komunitas Anda yang membutuhkan bantuan. Periksalah tempat-tempat seperti panti jompo, rumah sakit, dan tempat penampungan tunawisma untuk menemukan hal-hal yang dapat dibantu di sana.

Atau cobalah berjalan-jalan di sekitar tempat tinggal Anda. Sangat mungkin ada orang di sana yang sedang berjuang dan membutuhkan uluran tangan. Berinteraksi dengan mereka dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk menyadari kebutuhan orang lain.

Sumber: http://earthweareone.com/help-yourself-by-helping-others/

Sabtu, 06 Desember 2014

ARTIKEL: 5 LANGKAH UNTUK MENYATUKAN & MENGUBAH DUNIA KITA



 Ditulis oleh : Andrew Martin (editor onenesspublishing dan penulis buku “One ~ A Survival Guide for the Future…”).
Interpretasi oleh : Ricardo Marlianno (Indigo Community).

1. Melepaskan kreatifitas


“Beberapa dari kita berpikir bertahan membuat kita kuat, tapi terkadang melepas.” -Herman Hesse


Sebagian besar hidup kita telah dipengaruhi oleh banyak orang, seperti masyarakat, pemerintah maupun media. Sebelum kita dapat merasakan persatuan, kita harus berdamai dengan persyaratan serta kondisi untuk mencapai titik ini. Dengan melihat jauh di dalam dan refleksi diri yang tenang, kita dapat mengidentifikasi keterikatan, dan gangguan yang menempel pada kita. Setelah diidentifikasi, kita harus sadar bahwa dalam kondisi ini, semua isi kepala dan perasaan lah yang menciptakan pemikiran kita. Dengan melihat diri sebagai makhluk yang mandiri serta makhluk yang diberdayakan, kita dapat  melepaskan kreatifitas untuk membuat perubahan positif. Cara kita memilih untuk memproses informasi dan bagaimana kita memandang diri kita sendiri adalah realita yang tercipta oleh kita. Kita bisa memilih untuk melepaskan dan memaafkan atau kita dapat memilih untuk memegang kebencian, kemarahan dan frustrasi. Kita juga dapat memilih untuk memegang asumsi-asumsi lama atau kita bisa bergerak ke arah realita baru. Pada akhirnya kita adalah orang-orang yang harus memilih. Kita harus hidup dengan segala konsekuensinya. Dengan bermeditasi kita dapat mempelajari lebih dalam alam sadar dan dapat mengungkap kebenaran yang ada, hingga membuat kita terbangun. Saatnya untuk “melepaskan” sehingga kita dapat bergerak maju, kalau tidak kita akan tetap bertahan pada ideologi tak produktif dan ketinggalan jaman.

2. Memilih potensi murni ketimbang menyesuaikan keadaan.

“Dia yang telah merasakan kesatuan akan melihat dirinya sendiri dalam semua makhluk, dan semua makhluk dalam dirinya, dan melihat segala sesuatu dengan mata yang tidak memihak.” -Buddha

Hanya mereka yang sadar dapat melihat semuanya bergerak secara harmonis dalam kesadaran yang bersatu. Dengan mengamati, memahami dan membawa kesadaran untuk diri kita sendiri kita bisa mengidentifikasi dengan persatuan yang ada. Keadaan memberitahu bahwa kita perlu untuk maju baik sebagai bangsa, sebagai individu dan juga sebagai komunitas. Keadaan yang dimaksud berdasar dengan rasa memiliki dan rasa untuk mencapai suatu tujuan. Perlu ditekankan kembali bahwa hal ini bukan bertujuan untuk mencapai pencerahan spiritual dalam persatuan. Tidak ada di media-media mainstream maupun kebijakan pemerintah perihal pengembangan potensi murni. Bangun memang sulit. Lebih enak untuk tetap berada di tempat tidur ketika hujan di luar. Beberapa dari kita memilih untuk menjalankan cara yang mudah dan ada beberapa yang memilih untuk berjalan keluar dari jalur yang ada untuk menjalani kehidupan yang lebih cerah. Banyak juga yang telah dijauhi dan diejek hanya karena hidup sesuai dengan hukum alam. Sangat mudah untuk tergoda oleh tatanan sudah ada yang menawarkan hidup mudah, mewah dan nyaman. Tampaknya terlalu sulit untuk menjadi non-konformis dan hidup bertentangan dengan apa yang telah dibesarkan kepada kita.


3. Berbagi - Kekuatan semesta.

"Alasan mengapa dunia kekurangan rasa persatuan, dan menumpuknya kerusakan, karena manusia terpecah belah dengan dirinya sendiri." - Ralph Waldo Emerson.


Kita tersesat di gurun tanpa makanan atau air, sedang diambang kematian. Tiba-tiba entah dari mana ada seseorang menemukan kita. Penyelamat kita berbagi air dan makanan mereka dengan kami. Kita bertahan sekedar untuk menceritakan cobaan yang telah dialami. Kita sekarang dapat melihat jalan keluar. Berbagi pengalaman ibarat memberikan makanan pada orang yang kelaparan. Dengan berbagi kebenaran mengenai persatuan dapat membawa manusia keluar dari rasa haus dan lapar, menuju ke sesuatu baru yang kekal dan potensial. Hal ini memungkinkan kita untuk memasuki kekuatan kolektif kesadaran semesta, memberikan kita kekuatan luar biasa untuk terhubung dan berbagi kesadaran. Rasa kesatuan itu saling menguntungkan melalui berbagi pengetahuan, kebijaksanaan dan pengalaman. Hanya dengan berbagi pengalaman kepada orang lain dan mengembangkan kebijaksanaan dari tingkat “kesadaran yang lebih tinggi” kita dapat berbagi kebenaran/kenyataan yang ada. Dengan terbuka terhadap semuanya memungkinkan kita untuk berbagi, untuk mencapai kehidupan yang harmonis dan tercerahkan. Jika kita hidup dengan belas kasih, pengampunan, kemurahan hati, kebaikan, cinta, dan pengertian maka kita akan menjalani kehidupan layaknya guru besar telah ajarkan. Dengan menempatkan diri sebagai sepatu tetangga, kita akan mengerti bagaimana rasanya menjadi tetangga kita. Kesatuan yang ada di seluruh semesta adalah konstanta yang menghubungkan semua.


4. Kelimpahan – Ketuk lah, maka akan terbuka bagimu.

"Diri sejati tidak lah sebatas pada dunia ini atau bahkan alam semesta. Ia tidak memiliki batas, tidak ada posisi tetap, tidak ada bentuk, tidak tampak, tidak ada batas, tidak ada batas waktu. Benar-benar di luar pengetahuan atau tidak tahu sama sekali, ada atau tak ada - benar-benar melampaui segala bentuk diskriminasi. Itulah yang harus kita sadari. Bentuk yang tak berbentuk ini tidak lain adalah nyatanya bentuk, nyatanya tubuh ini, dan nyatanya kehidupan! " - Dennis Genpo Merzel

Rasa kesatuan tahu bahwa kesatuan dan kelimpahan itu ada di mana-mana itu. Seperti Yesus pernah berkata "Carilah maka kamu akan menemukan, ketuk lah maka akan terbuka bagimu". Kita telah lama menunggu untuk perbaikan yang cepat, obat mujarab, serta obat penangkal. Kita ingin mencari saklar yang tertulis “pencerahan ada di sini”. Seiring waktu kita telah diingatkan oleh “guru besar” dengan ejaan bagi semua makhluk agar mereka dapat melihat. Kelimpahan dan pencerahan ada dalam cara kita mengolah pikiran dan bagaimana kita bertindak berdasarkan pikiran-pikiran yang ada. Bukan seperti rasa ketika memiliki suatu benda, rasa memiliki hanyalah kepemilikan. Siapapun dapat memiliki suatu benda, sedangkan merasakan kelimpahan adalah seperti berada  sebuah dunia yang sama sekali berbeda. Ini adalah langkah besar menuju pencerahan. Kelimpahan adalah bagaimana kita melihat realita kita, kehidupan dan bagaimana kreatifitas kita. Jika kita bisa memikirkan sesuatu, maka kita bisa menjalankannya. Setelah kita tersadar bahwa hidup adalah lebih dari apa yang kita lihat di dunia ilusi ini maka kita dapat bergerak maju. Realita palsu seperti  materialisme, kesuksesan, persaingan dan hal-hal sepele lainnya dapat menahan kita dari kebangkitan. Hanya dengan melihat lebih dalam kita akan menemukan kelimpahan sejati.


5. Menjadi sosok “Tanpa Syarat” di setiap hal yang dilakukan.

Dalam segala hal yang kita lakukan, kita lakukan tanpa syarat. Jika melakukan sesuatu dengan syarat, berarti kita tidak mencintai dan mendukung apapun yang didapat oleh pribadi kita. Dengan melakukan segala sesuatu tanpa syarat berarti kita adalah satu, kita lakukan hanya untuk cinta. Melalui cinta dan kasih sayang kepada orang lain kita dapat membantu semua dalam pengembangan kesadaran rasa kesatuan. Kita semua adalah satu, selalu terhubung, tak terbatas, di mana-mana dan dalam segala hal...

Sumber : Collective Evolution - http://www.collective-evolution.com/2014/12/01/5-steps-to-unifying-changing-our-world/

ARTIKEL: BUKTI ILMIAH DENGAN BERSYUKUR DAPAT MENINGKATKAN KESEHATAN ANDA




Diabadikan oleh : Expanded Conciousness (www.expandedconciousness.com)
Ditulis oleh : Dr. Lissa Rankin.
Interpretasi oleh : Ricardo Marlianno (Indigo Community)

Bukti ilmiah konklusif ini dilihat dari suasana hati, pandangan, dan kesehatan. Orang-orang yang bahagia hidup hingga 10 tahun lebih lama dibandingkan orang yang tidak bahagia. Sedangkan seorang optimis memiliki risiko 77% lebih rendah dari penyakit jantung dibandingkan seorang pesimis.
 
Tapi bagaimana ANDA bisa menjadi lebih bahagia dan lebih optimis dalam pandangan dunia Anda?

BAGAIMANA CARA BERBAHAGIA
 
Pada buku “The How of Happiness” oleh Sonja Lyubomirsky, dia mengajarkan kita bagaimana 50% dari kecenderungan kita untuk berbahagia didasarkan pada titik genetik tertentu, yakni suatu yang kita tidak dapat ganggu gugat, 10% lagi berdasar pada keadaan hidup (seperti mendapatkan promosi, menemukan pasangan sejati, atau mencapai kreatifitas impian), dan 40% lainnya adalah "kegiatan yang disengaja" yang dapat mempengaruhi perilaku kita.

Dengan ini, berarti kita bisa mencapai 40% lebih bahagia dalam hidup kita tanpa mengubah keadaan kita sedikit pun, dan salah satunya “kegiatan yang disengaja” adalah bersyukur.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang secara konsisten bersyukur akan lebih bahagia, lebih energik, lebih penuh harapan, lebih bermanfaat, lebih empatik, lebih spiritual, lebih pemaaf, dan kurang materialistik. Mereka juga tidak memiliki kecenderungan depresi, cemas, kesepian, iri, neurotik, atau sakit.

BUKTI
 
Dalam sebuah penelitian, sekelompok peserta diminta untuk menyebutkan lima hal yang mereka syukuri setiap hari, sedangkan kelompok lainnya diminta untuk membuat daftar lima hal yang merepotkan. Mereka yang diminta ungkapkan syukur tidak hanya lebih bahagia dan lebih optimis, namun juga menampakkan gejala fisik lebih sedikit (seperti sakit kepala, batuk, mual, atau jerawat). Studi tentang syukur lainnya menyatakan bahwa orang-orang dengan penyakit kronis menunjukkan perkembangan positif secara klinis dengan berlatih bersyukur.
 
Orang dalam kondisi tertekan, diperintahkan untuk membuat daftar hal-hal yang mereka syukuri pada sebuah situs setiap harinya terlihat mengalami penurunan tekanan yang signifikan pada akhir penelitian dibandingkan dengan orang-orang depresi yang tidak diminta untuk membuat daftar hal-hal yang mereka syukuri. Dan seperti yang kita tahu bahwa depresi merupakan faktor risiko yang signifikan untuk segala penyakit.
 
Untuk bukti ilmiah yang lebih mengejutkan tentang bagaimana menjadi sehat, baca lah Mind Over Medicine atau tonton acara televisi publik spesial “Healing Yourself: Mind Over Medicine”. (Petunjuk: Murah hati dan perawatan diri radikal sangat baik untuk kesehatan Anda, jadi cobalah bermurah hati dengan memberi waktu Anda dan cintai lah hari-hari libur ini, namun tetap berfokus pada perawatan diri Anda sendiri!).

Bagaimana bisa dengan bersyukur dapat meningkatkan kebahagiaan?
Menurut Dr. Lyubomirsky :
  1. Menghargai serta menikmati pengalaman hidup yang positif
  2. Mengunci nilai-nilai kepantasan diri dan harga diri
  3. Mencegah stres dan trauma
  4. Mendorong tindakan peduli dan perilaku moral
  5. Membantu membangun ikatan sosial, memperkuat hubungan yang ada, dan memelihara hubungan baru (seperti yang telah kita ketahui, orang yang kesepian memiliki dua kali resiko terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang memiliki hubungan sosial kuat)
  6. Menghambat perbandingan-perbandingan yang mencelakakan.
  7. Mengurangi atau menghalangi perasaan negatif seperti marah, pahit, dan serakah.
  8. Mudah beradaptasi dari sikap “hedonistik” (kemampuan untuk menyesuaikan ke satu titik positif di keadaan baru sehingga kita tidak mudah kecewa terhadap keadaan baru yang ada dan hanya memiliki sedikit pengaruh pada kesehatan atau kebahagiaan secara keseluruhan).

CARA BERLATIH SYUKUR

Anda tidak harus menunggu hari Thanksgiving untuk menikmati manfaat kesehatan dan kebahagiaan yang menyertai rasa syukur.

1. Buatlah jurnal rasa syukur.
 
Renungkan 3 sampai 5 hal yang saat ini anda syukuri (tidak apa-apa jika ini adalah hal-hal duniawi!) dan tuliskan. Data menyarankan bahwa melakukan hal ini sekali seminggu mungkin lebih menguntungkan, tetapi jika anda merasa melakukan hal ini setiap hari lebih baik bagi anda, maka lakukan lah!

2. Menumbuhkan sikap bersyukur.
 
Membuat jurnal mungkin bukan lah secangkir teh yang mudah anda minum, jadi mungkin lebih baik jika anda langsung melatih diri untuk memikirkan hal-hal yang patut anda syukuri. Cobalah dengan mencari satu pikiran yang tidak menyenangkan bagi anda setiap harinya dan alihkan kepada suatu hal yang dapat anda syukuri.

3. Variasikan latihan syukur anda.
 
Cobalah dengan membuat jurnal, memikirkan hal-hal yang anda syukuri, bicarakan hal-hal yang Anda syukuri saat makan malam, membuat karya seni tentang apa saja yang anda syukuri, lakukan lah bergantian! Kita cenderung mudah bosan, sehingga praktek syukur bekerja lebih baik ketika kita mengubah-ubah cara kita bersyukur.

4. Ekspresikan rasa syukur secara langsung kepada orang lain.


Sumber : Earth We Are One - http://earthweareone.com/scientific-proof-that-being-thankful-improves-your-health/

Minggu, 30 November 2014

ARTIKEL: 7 CIRI-CIRI MEREKA YANG MEMPUNYAI KECERDASAN EMOSIONAL YANG TINGGI




 
Akhir-akhir ini, kita semakin sadar bahwa kecerdasan emosional ini sangat penting bagi tiap individu dalam menunjang kesuksesan dan kebahagiaan mereka, baik di tempat kerja, pergaulan hingga kehidupan keluarga. Memiliki kecerdasan emosional yang tinggi akan membantu anda dalam bersikap praktis ketika di hadapkan pada suatu permasalahan. Untuk itu, kali ini saya akan sharingkan apa saja ciri-ciri mereka yang mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi. Harapannya, hal ini akan menjadi referensi kita bersama untuk kehidupan kita yang lebih bermanfaat dan bahagia kedepannya.

1. Fokus pada Hal-hal yang Positif
Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi sadar bahwa percuma saja berlarut-larut dengan masalah. Fokus pada masalah tidak akan pernah membawa solusi, sebaliknya bersikap positif dalam menyikapi masalah akan membawa anda pada solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan anda.

2. Mereka yang Berpikiran Positif akan Berkumpul dengan Mereka yang Berpikir Positif Pula

Orang-orang dengan kecerdasan emosional tinggi tidak akan menghabiskan banyak waktu dengan berkumpul bersama mereka yang suka mengeluh dan mengumpat. Mendengarkan keluh kesah dari mereka yang suka berpikir negatif hanya akan membawa menghabiskan energi kita pada hal yang percuma. Sebaliknya, berkumpul dengan orang yang memiliki pikiran positif dan penuh semangat akan membuat kita tertular juga. Dan inilah yang pada akhirnya akan meningkatkan kecerdasan emosional anda juga.

3. Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi selalu Assertive
Assertive adalah sebuah sikap tegas dalam mengemukakan suatu pendapat, tanpa harus melukai perasaan lawan bicaranya. Orang yang assertive sangat tahu betul kapan mereka harus bicara, kapan mereka harus mengemukakan suatu pendapat dan bagaimana cara yang tepat untuk memberikan sebuah solusi tanpa harus menggurui. Dan yang pasti mereka yang memiliki sikap assertive selalu berpikir terlebih dahulu sebelum bicara.

4. Mereka adalah Visioner yang siap Melupakan Kegagalan di Masa Lalu
Orang-orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan sibuk memikirkan apa yang akan dilakukannya di masa depan dan segera melupakan kegagalan di masa lalu. Baginya kegagalan di masa lalu adalah sebuah pelajaran yang penting diambil untuk mengambil langkah yang lebih mantab di masa yang akan datang.

5. Mereka Tahu Cara Membuat Hidup Lebih Bahagia dan Bermakna
Dimanapun mereka berada, apakah itu di tempat kerja, di rumah ataupun berkumpul dengan teman-teman, orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan membawa kebahagiaan bagi sesamanya. Terkadang arti bahagia bagi mereka tidak harus sebuah kekayaan. Bersyukur akan nikmat yang didapat hari ini dan membantu orang lain yang membutuhkan pertolongannya akan membuat mereka merasa bahagia dan bermakna.

6. Mereka Tahu Bagaimana Mengeluarkan Energi Mereka secara Bijak

Mereka yang dikaruniai kecerdasan emosional tinggi, tahu bagaimana memanfaatkan energi mereka dengan bijak. Mereka tidak akan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang percuma saja. Mereka akan fokus pada tindakan-tindakan yang akan membawa manfaat bagi sesamanya.

7. Terus Belajar dan Berkembang
Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi sadar, bahwa apa yang ia ketahui saat ini masih belumlah apa-apa. Baginya, belajar bukanlah 12 tahun wajib belajar dan 4 tahun kuliah. Wajib belajar adalah seumur hidup. Mereka selalu terbuka akan hal-hal baru dan berani mencoba berbagai macam tantangan yang akan membuat mereka berkembang. Kritik dan saran dari orang lain akan dijadikan sebagai referensi baru dalam mengambil langkah dan keputusan di masa yang akan datang.


“It isn’t stress that makes us fall – it;s how we respond to stressful events.” – Wayde Goodall

Senin, 17 November 2014

CHRONOMETRY: MEET AND BOOK-SIGNING ICO'S NEW BOOK


Minggu siang di Lippo Karawaci, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan salah seorang sahabat dan juga tim di INDIGO COMMUNITY, Ricardo Marlianno (Ico). Momen sebentar ini saya manfaatkan untuk ngobrol tentang situasi komunitas, semacam mini review tentang divisi yang dia pegang (Marcomm). Dan maksud utama ketemuannya adalah untuk book-signing buku terbarunya, Modern Spellbook.

Buku ini adalah satu dari karya yang cukup saya nantikan sejak awal tercetusnya ide penulisannya. Karena saya tau effort dan kendala yang dihadapi Ico saat proses penulisan hingga pencetakan yang sangat menantang. Termasuk keputusannya untuk menghandle sendiri semua proses penciptaan karyanya. Oleh karena itu dari segi produksi, publikasi, branding, dan pemasaran dilakukan sendiri secara online.

Harapan besar tercurah kepada pemerintah baru RI untuk dapat memajukan industri kreatif dan mengkaji ulang regulasi penerbitan dari para penerbit agar dapat berpihak kepada insan-insan muda berbakat di Indonesia.

Momen ini bagi saya sarat akan nilai persahabatan dan untuk memberikan motivasi agar terus berkarya.

Sejujurnya saya sangat appreciate dengan rekan-rekan muda yang aktif berkarya dan menelurkan manfaat bagi diri dan orang banyak. Menelurkan ide dan memfokuskan energi serta waktunya kepada hal-hal yang membangun.

#IndonesiaGo!

Jumat, 12 September 2014

SELFTALK: ANAK MUDA, GALAU, DAN BERSYUKUR

Anak muda galau, itu biasa. Karena memang waktunya salah-salahan, supaya jatah salahnya habis di usia tua. That's mean banyak-banyak belajar di usia muda supaya menjadi pribadi dewasa yang handal kelak.

Menjadi anak muda yang bersemangat, ini luar biasa dan keren. Karena ketika yang lain banyak mengeluh dan galau, dia mampu menyebarkan energi positifnya lewat semangat yang dipancarkan. Dan jangan salah, semangat itu menular.

Gimana caranya?
Kalau kita baca artikel-artikel motivasi ada banyak cara untuk tetap bersemangat, be positive, aktif, dan menarik, tapi sebenarnya kunci dari semua itu adalah bersyukur.


Mengapa bersyukur?
Karena salah satu bentuk rasa terima kasih untuk hidup ini adalah dengan menjalaninya dengan hal-hal bermanfaat. Dan supaya bisa menjalani hal-hal yang bermanfaat, kita gak boleh berlama-lama jatuh dan demotivasi.


Dengan kata lain, bersemangat menjalani hidup adalah salah satu bentuk bersyukur atas nikmat hidup.

Live your life with grateful things...

Minggu, 07 September 2014

SELFTALK & MOTIVATION: TIGA KEBIASAAN BAIK UNTUK MASA DEPAN LEBIH BAIK

Kita kerap kali khawatir akan masa depan, apakah yang itu yang berkaitan dengan karier, bisnis, maupun cinta. Permasalahannya biasa berangkat dari pertanyaan "Akan seperti apa karierku nanti?" atau "Apakah nanti usahaku bisa sukses?", atau pun "Apakah kekasihku nanti akan setia kepadaku?".

Pertanyaannya apakah masa depan ada yang pasti?
Ada! Yaitu masa depan bagi mereka yang sikapnya tidak menginginkan masa depan. Sikap demikian misalnya, suka menyepelekan yang sederhana.

Hal-hal sederhana kelihatannya kecil dan remeh, namun berdampak besar terhadap masa depan. Seperti ikhlas memanfaatkan waktu untuk belajar (baik itu membaca maupun praktik dalam masyarakat); membangun silaturahmi dengan tetangga, rekan kerja, maupun client; dan bersedekah.


1. Silaturahmi


Silaturahmi berarti tali persahabatan atau tali persaudaraan, sedangkan makna bersilaturahmi yaitu mengikat tali persahabatan. Mengikat tali persahabatan dapat kita lakukan kapan saja waktunya, dan tidak boleh diputuskan, bahkan harus dilanjutkan oleh anak dan keturunan.

Dalam Islam, Allah berfirman "Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (Q.S An-Nisaa' : 1). Menurut hadits Rasulullah SAW (dalam Hadits Riwayat Bukhari), Allah SWT akan melapangkan rezeki bagi mereka yang menyambung tali silaturahmi. Allah juga akan memanjangkan umur kepadanya.

Sebagaimana telah disebutkan dalam Al Quran, bahwa Allah telah berjanji bagi siapa yang menjaga tali persaudaraan maka akan dilapangkan rezeki kepada mereka. Mustahil Allah mengingkari janji-Nya.

Bersilaturahmi menjadi penting dalam karier, bisnis, dan cinta, karena rezeki datang bukan hanya dari faktor usahanya dan produk akhirnya saja, namun juga datang dari relasi dan kepercayaan yang dibangun.


2. Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu atau belajar amatlah penting, karena merupakan jalan untuk membuka wawasan dan keterampilan dalam menjalani hidup. Tiap sesuatu diperlukan ilmu untuk mengerjakannya. Semakin banyak ilmu yang dipelajari seseorang, semakin banyak hal-hal yang dapat ia kerjakan.



Dalam dunia karier, seseorang akan semakin bernilai harganya seiring semakin banyaknya ilmu dan skill yang dimilikinya. Hal tersebut mutlak adanya karena Allah telah berjanji dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11 “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.

Rasulullah pun bersabda  
"Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya, dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula, dan barang siapa yang menginginkan keduanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula" (HR Bukhari dan Muslim).

Dengan ikhlas memanfaatkan waktu untuk belajar, berarti kita telah berusaha untuk menaikkan kelas kehidupan kita. Belajar punya banyak cara, bisa dengan membaca textbook, berdiskusi, mapun lewat pelatihan-pelatihan.


3. Bersedekah

Sebenarnya kita sadar bahwa sedekah amat penting bagi masa depan kita. Namun dalam praktiknya kita sering lalai dan lupa mengenai sedekah dan bentuk-bentuk sedekah yang dapat kita lakukan.

Sedekah memiliki manfaat yang banyak, beberapa diantaranya adalah menambah rezeki, menolak bala bencana, mengubah takdir, dan menentramkan hati.




Dan Allah berfirman:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Taubah:103).


Rasulullah Saw bersabda:
“Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian.”
“Wahai Ali, sedekah itu dapat menolak takdir mubram (yang telah ditetapkan). Wahai Ali, silaturrahmi dapat menambah umur. Wahai Ali, tidak ada kebaikan dalam ucapan kecuali disertai perbuatan, dan tidak ada sedekah kecuali dengan niat (karena Allah).”
“Bersegeralah untuk bersedekah sebab yang namanya bala’ tidak akan pernah mendahului sedekah.”


Sedekah tidak menjadikan harta kita berkurang, tapi justru akan bertambah berkah di mata Allah. Selain itu, sedekah menjadikan orang yang bersedekah mendapat lindungan Allah pada hari kiamat, dihilangkan kesulitannya, menjadi obat, pelindung dari api neraka, memadamkan murka Allah dan menjauhkannya dari su’ul khatimah, mempererat persaudaraan, menambah umur, mengalirkan pahala sekalipun sudah wafat, menghapuskan dosa, mampu menolak bencana, dan masih banyak lagi faedah sedekah.


Dengan mengerjakan ketiga hal tersebut, mudah-mudahan Allah mencerahkan masa depan kita, serta menjadikan kita pribadi yang semakin bermanfaat. Aamiin.